Tugas Pengantar Sistem Informasi
BIDANG KEILMUAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI
Teknologi informasi sering disingkat dengan TI, sedangkan istilah
dalam bahasa inggrisnya adalah Information Technology (IT), teknologi informasi
umum nya tidak akan bisa di pisah kan dari komunikasi karena selalu berhubungan
dengan yang namanya informasi dan komunikasi digital, pada bidang keilmuan ini
lebih mengarah pada bidang SI, untuk komunikasi sendiri adalah bagian yang tak
terpisahkan dari TI karena kedua bidang ini saling melengkapi contoh nya TI
tanpa komunikasi tidak akan dapat di implementasikan karena inti dari TI adalah
untuk mengembang kan teknologi melalui komunikasi.
“Teknologi Informasi adalah serangkaian tahapan penanganan
informasi, yang meliputi penciptaan sumber-sumber informasi, pemeliharaan
saluran informasi, seleksi dan transmisi informasi, penerimaan informasi secara
selektif, penyimpanan & penelusuran informasi, dan penggunaan informasi”
Sedangkan teknologi komunikasi adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk memproses dan mentransfer data dari perangkat yang satu ke lainnya. Teknologi informasi merupakan perangkat-perangkat teknologi yang terdiri dari perangkat keras, perangkat lunak, proses dan sistem yang digunakan untuk membantu proses komunikasi.
Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) adalah segala kegiatan
yang terkait dengan pemrosesan, pengelolaan dan penyampaian atau pemindahan
informasi antar sarana/media. Menurut UNESCO TIK adalah perangkat teknologi dan
sumber daya yang beragam yang digunakan untuk mengirimkan, menyimpan, membuat,
berbagi, atau bertukar informasi.
Secara terpisah pengertian teknologi informasi dan teknologi komunikasi dapat dibedakan menjadi teknlogi informasi dan teknologi komunikasi:
1.Teknologi informasi digunakan untuk mengolah informasi. Contoh teknologi informasi adalah komputer.
2.Teknologi komunikasi digunakan untuk memindahkan informasi dari sumber ke penerima. Contoh teknologi komunikasi adalah telepon dan televisi.
Teknologi informasi meliputi segala hal yang berkaitan dengan proses manipulasi data dan pengelolaan informasi. Teknologi komunikasi meliputi segala hal yang berkaitan dengan proses penyampaian atau pengiriman informasi dari pengirim ke penerima.
SEJARAH ASALMUASAL ILMU RUMPUN KOMPUTER
pada pre 1990
ada EE dan CE yang berfokus pada hardware sedangkan CS lebih berfokus pada software dan yang terakhir ada IS yang lebih berfokus pada bisnis
pada post 1990
sama dengan pre 1990 bedanya CE, CS, SE termasuk dalam bidang software sedang kan IT dan IS termasuk dalam kebutuhan organisasi.
berikut istilah pada singkatan di atas :
EE = elektrical enginering
Teknik elektro adalah ilmu teknik yang berkaitan dengan studi, desain, dan penerapan peralatan, perangkat, dan sistem yang menggunakan listrik, elektronik, dan elektromagnetisme. Ini muncul sebagai pekerjaan yang dapat diidentifikasi pada paruh kedua abad ke-19 setelah komersialisasi telegraf listrik, telepon, dan pembangkit listrik, distribusi, dan penggunaan.
CE = computer enginering
adalah cabang teknik elektro yang mengintegrasikan beberapa bidang ilmu komputer dan teknik elektronika yang diperlukan untuk mengembangkan perangkat keras dan perangkat lunak komputer.Insinyur komputer tidak hanya memerlukan pelatihan dalam teknik elektronik, desain perangkat lunak, dan integrasi perangkat keras-perangkat lunak, tetapi juga dalam rekayasa perangkat lunak. Ini menggunakan teknik dan prinsip-prinsip teknik elektro dan ilmu komputer, tetapi juga mencakup bidang-bidang seperti kecerdasan buatan (AI), robotika, jaringan komputer, arsitektur komputer dan sistem operasi.
CS = computer science
computer science adalah studi tentang komputasi, otomatisasi, dan informasi. Ilmu komputer mencakup disiplin ilmu teoretis (seperti algoritma, teori komputasi, teori informasi, dan otomatisasi) hingga disiplin ilmu praktis (termasuk desain dan implementasi perangkat keras dan perangkat lunak). Ilmu komputer umumnya dianggap sebagai bidang penelitian akademis dan berbeda dari pemrograman komputer.
IS = information system
Sistem informasi merupakan gabungan dari perangkat lunak, perangkat keras, dan jaringan telekomunikasi untuk mengumpulkan data yang berguna, terutama dalam suatu organisasi. Banyak bisnis menggunakan teknologi informasi untuk menyelesaikan dan mengelola operasi mereka, berinteraksi dengan konsumen mereka, dan tetap menjadi yang terdepan dalam persaingan mereka.
TI = teknology information
Secara umum pengertian teknologi Informasi adalah suatu studi perancangan, implementasi, pengembangan, dukungan atau manajemen sistem informasi berbasis komputer, khususnya perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software).
SE = software engineering
dalah satu bidang profesi yang mendalami cara-cara pengembangan perangkat lunak termasuk pembuatan, pemeliharaan, manajemen organisasi pengembanganan perangkat lunak dan manajemen kualitas.
Ciri Khas Bidang Sistem Informasi
Suatu sistem bisa dikatakan sebagai sebuah sistem informasi apabila memenuhi karakteristik utama dari sebuah sistem informasi. Karakteristik utama ini menunjukkan bahwa sebuah sistem memang benar-benar sebuah sistem yang dapat memberikan arus informasi dari host menuj usernya. Berikut ini adalah beberapa karakteristik yang dimiliki oleh sistem informasi:
1. Memiliki Komponen
Karakteristik pertama dari sebuah sistem informasi adalah memilki komponen. Komponen ini merupakan bagian dari sebuah sistem interaksi, dimana keseluruhan komponen tersebut saling berinteraksi satu sama lain. Setiap komponen atau yang bisa juga disebut sebagai subsistem di dalam sebuah sistem informasi memiliki sifat untuk menjalankan fungsi-fungsi tertentu di dalam sebuah sistem informasi. Jadi, apabila subsitem atau komponen dari sistem informasi ini tidak dapat bekerja optimal, maka keseluruhan sistem informasi yang diimplementasikan tidak akan dapat berjalan secara optimal.
2. Memiliki Batasan atau Boundary
Karakteristik dari sebuah sistem informasi berikutnya adalah sebuah sistem informasi haruslah memiliki sebuah batasan sistem atau yang dikenal dengan istilah boundary. Batasan ini merupakan pembatas dari sebuah sistem informasi dengan sistem informasi lainnya, yang membuat sistem informasi tersebut menjadi satu buah kesatuan sistem informasi yang utuh, dan menunjukkan ruang lingkup yang dimilki oleh sistem informasi tersebut.
Jadi, dengan adanya boundary ini, seuah sistem informasi tidak akan bekerja saling tumpang tindih satu sama lainnya, dan dapat berfungsi sesuai dengan tugas dan juga perannya amsing-masing.
3. Memiliki Lingkungan Luar dari Sistem atau Environment
Karakteristik dari sistem informasi berikutnya adalah memilki lingkungan luar dari sebuah siste, atau yang disebut dengan environment. Environment merupakan keseluruhan sistem dan juga lingkungan yang berad di luar batasan atau boundary dari sebuah sistem informasi. Sebuah sistem akan disebut sebagai sistem informasi, apabila sistem tesebut memilki batasan atau boundary, dan juga memiliki lingkungan luar yang berbatasan langsung dengan sistem informasi tersebut.
4. Memiliki Interface
Interface atau antar muka merupakan karakteristik berikutnya yang harus dimilki oleh sebuah sistem informasi. Ya, suatu sistem akan dianggap sebagai sebuah sistem informasi yang dapat dioperasikan dengan baik dan juga optimal apabila sistem informasi tersebut memilki interface atau antar muka. Interface atau antarmuka ini merupakan media yang digunakan untuk dapat menghubungkan sebuah komponen atau subsistem yang terdapat pada sebuah sistem informasi.
Hal ini mengacu pada karakteristik pertama pada sebuah sistem informasi, dimana sistem informasi memilki beberapa komponen dan juga subsistem yang menjadi dasar terbentuknya suatu keseluruhan sistem. Keseluruhan komponen dan juga subsitem tersebut di hubungkan dengan apa yang disebut denan interface.Berarti, sudah jelas terlihat, apabila suatu sistem informasi tidak memiliki interface, maka sistem tersebut tidaka akan dapat berjalan dengan optimal.
5. Memiliki Input atau Masukan Sistem
Karakteristik berikutnya dari sebuah sistem informasi adalah sistem input atau masukan. Input system atau sistem masukan ini meruapakan jenis energy yang digunakan untuk dimasukkan ke dalam suatu sistem. Masukan atau input ini terdiri dari dua jenis, yaitu:
· Maintenance Input
Maintenance input merupakan input yang berhubungan dengan perawatan suatu sistem, dimana merupakan sebuah energy yang dimasukkan ke dalam sistem informasi, agar sistem informasi tersebut bisa berjalan dengan baik dan optimal.
· Signal Input
Signal input merupakan energy yang merupakan sinyal, yang artinya, energy ini sangat berpengaruh terhadap proses transfer dan juga transmisi data atau informasi yang dimiliki sebuah host untuk diteruskan melalui sistem informasi menuju keluaran atau output.
6. Memiliki Output atau Keluaran dari Sebuah Sistem
Output atau keluaran merupakan karakteristik dari sistem informasi yang berikutnya. Output merupakan keluaran energy atau hasil yang diteruskan oleh input. Hasil atau output ini bisa berupa tampilnya data dan juga informasi yang muncul pada display user, yang berisi informasi. Dengan adanya output ini , maka setiap user yang menggunakan sistem informasi dapat mengakses dan juga memanfaatkan layanan informasi yang ditujukkan kepada dirinya, sehingga membuat sistem informasi dapat bekerja dengan optimal dan bermanfaat.
7. Memiliki Pengolah dan Pemrosesan Sistem
Karakteristik berikutnya yang harus dimilki oleh sistem informasi adalah sebuah pengolah data atau pemrosesan sistem. Pengolah data atau pemrosesan sistem ini merupakan komponen atau bagian di dalam sebuah sistem informasi yang memilki tugas utama untuk memproses input dari sebuah sistem informasi menadi keluaran atau output dari sebuah sistem informasi.
Singkatnya, processing system ini membantu proses pengolahan data secara keseluruhan yang ada did alam sebuah sistem informasi, lalu mentransmisikan hasil dari pengolahan data tersebut menuju output yang dikeluarkan oleh sistem dan dapat diakses oleh user.
8. Memiliki Sasaran dari Sistem
Karakteristik terakhir merupakan karakteristik yang mungkin paling penting dari sebuah sistem informasi. Karakteristik tersebut adalah sasaran dari sistem. Ya, sasaran dari sistem merupakan analisis berupa siapa saja yang akan menggunakan sistem informasi ini. Tanpa adanya sasaran dari pembuatan sistem, maka sudah pasti sebuah sistem informasi tidak akan bisa bermanfaat dan juga berguna.
Misalnya adalah, sebuah sistem informasi diimplementasikan untuk
para auditor dan juga akuntan. Maka jenis dari sistem informasi yang akan
diimplementasikan dan juga dikembangkan adalah jenis dari sistem informasi
akuntasi, yang berisi data – data keuangan suatu perusahaan dan juga
organisasi.





Komentar
Posting Komentar